27 Januari 2014

# opini

Mari saling Mengingatkan

Pada ngerasa gak sih kalau kini sehari itu berjalan sangat cepat. Waktu pagi hingga malam hanya berlangsung sekejap saja. Hmm, atau mungkin memang perasaan gue aja kali ya? Karena memang gak ada kerjaan selama liburan ini.

Entahlah, terlepas dari semua yang gue rasakan, ada satu hal yang menurut gue memang pasti adanya. KIAMAT. Ya, entah mengapa gue menjadi memikirkan hal ini. Umur dunia sudah semakin tua, sampai kapan tuhan akan memberi umur kepada bumi ini tak ada satupun yang tahu.

Kalau bisa kita telaah lagi, mengenai bencana yang terjadi di Indonesia ini bisa jadi menjadi sebuah pertanda bahwa allah telah murka kepada umatnya. Dimulai dari banjir yang rutin datang tiap tahun, merupakan kesalahan dari manusia sendiri yang tampaknya mulai acuh terhadap lingkungan sekitar.

Ditambah juga, dengan bencana-bencana lain yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Gunung meletus di Sumut, banjir di pulau jawa&manado yang juga menyebabkan tanah longsor, dan bencana yang baru-baru ini terjadi yaitu gempa di jawa tengah.Dan masih banyak bencana lain yang gak gue gak tahu.

Ada apa dengan bumi ini? Apa sebenarnya yang terjadi di Indonesia? Apakah ini karena ulah manusia yang terlalu apatis dengan tempat ia berpijak. Entahlah, terlepas dari itu semua gue cuma ingin kita sama-sama mengintropeksi diri. Kenapa sih, sepertinya semesta sungguh murka terhadap alam kita? Pasti ada yang salah di dalamnya.

Mulailah dari diri sendiri terlebih dahulu, bercerminlah, apa perbuatan negatif yang telah kamu lakukan selama ini? Lihatlah dari hal terkecil, semisal kamu sering membuang sampah sembarangan seperti di jalan raya, di selokan atau di tempat lain yang tak seharusnya. Cobalah berpikir, apa yang akan terjadi kelak jika banyak orang berbuat seperti kamu, cobalah sejenak ikut memikirkan nasib alam ini.

Barangkali jika kita mau sedikit sadar akan pentingnya menjaga alam, tuhan takkan semarah ini dengan negeri ini. Hingga DIA beri bencana yang beruntun, tentulah mempunyai alasan dan sebagai peringatan kepada kita yang masih tinggal di bumi-Nya ini.

Jadi, selama tanah ini masih dapat kita pijak, langit masih bisa kita tatap, marilah sama-sama menjaga alam agar tidak murka kepada kita. Tuhan tak pernah menurunkan bencana jika umatnya peduli dengan lingkungan di sekelilingnya.

Jika Tuhan sudah memberi negeri ini ujian alam yang begitu dahsyat, pasti ada di antara kita yang berbuat kesalahan. So, ingatkan diri kita jika ingin merusak alam dan lingkungan, jika kamu sudah berhasil menahan perbuatan tercela itu maka berbagilah kepada orang disekitar. Mari kita sama-sama saling mengingatkan.

Bumi ini akan memberi respon yang positif jika kita ikut merawatnya :)

2 komentar:

  1. Kasihan banget bumi harus dihuni makhluk kampret yg disebut manusia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, tapi gak semua manusia itu k****t masih ada kok yang masih peduli, ya walaupun gak sebanyak yang gak peduli :)

      Hapus

Kalau ada yang mau disampaikan tinggalkan comment ya ^^ Thank you :)