20 Februari 2014

# motivasi # opini

What should I do?

20 Februari 2014. Berarti masa liburan kuliahku akan berakhir 10 hari lagi. Tak ada hal berarti yang bisa kulakukan selama liburan berlangsung. Hanya duduk di depan laptop, mencari informasi berbagai macam lomba yang sekiranya bisa kuikuti. Dan yah, alhamdulillah aku bisa menang di dua lomba yang hadiahnya lumayan keren, not too bad.

Namun, selain aktivitas yang kulakukan selama liburan ini, ada satu penyesalan yang membuatku berpikir. Apakah aku terus lanjut atau berhenti sampai disini dan mencari jalan lain? Ya, nilai semester ini kurasa cukup hancur, IP ku tak mencapai tiga. Itu berarti target yang kubuat tidak tercapai. Memang, masih ada nilai yang belum masuk dan bisa berubah, tapi dapat kupastikan IP ku akan menurun dari semester lalu.

Hal ini membuatku merenung, apa yang akan aku lakukan ketika kurasa kemampuanku disini tidak mencapai batas bisa menguasainya? Apakah aku tetap akan lanjut dengan segala hal yang tak bisa kuatasi ataukah aku harus berbalik arah mencari jalan lain?

Mungkin jika kalian melihat sebelah kanan dari blog ini,kalian akan mendapati sedikit bio tentang aku. Aku adalah seorang yang kurasa memasuki masalah klasik ketika masuk ke dalam dunia kampus. Ya, kurasa aku telah memasuki jurusan yang salah. Entahlah, kurasa ini bukan passion-ku.

Pertanyaannya, apa yang akan kamu lakukan ketika kamu menyadari bahwa dunia ini bukanlah duniamu? Ketika menyadari bahwa jurusan yang telah kamu geluti tidak cocok dengan dirimu sebenarnya, what should you do?

Berikut aku membuat beberapa jawaban yang akan kuusahakan untuk melakukannya.

1. Teruslah melihat ke depan.
Apapun yang terjadi di hidupmu kini, teruslah melaju ke depan. Jangan pernah melihat masa lalu yang telah berlalu. Sesekali boleh, tapi hanya untuk mengambil pelajaran untuk diperbaiki di masa sekarang. Walaupun sekarang kamu merasa kesulitan untuk menjalani hidup, step moving forward :)

2. Jalani seperti air yang mengalir.
Untuk jawaban kedua ini, mungkin kutulis hanya untuk penenang ketika aku mulai kewalahan menghadapi semuanya. Ya, face it like water flowing. Tenang namun menghanyutkan. Semua akan selesai dengan baik jika kamu menghadapinya dengan hati dan otak yang tenang.

3. Teruslah berusaha dan berdoa.
Jangan pernah merasa terlalu takut ataupun cemas dengan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Semuanya akan sesuai dengan usaha dan doa kita selama proses menuju ke masa itu. Yang perlu kita lakukan adalah teruslah mencari tahu, jangan hanya diam.

4. Bayangkan impian terindah.
Ini merupakan penyemangat ketika kita sedang berada dalam proses yang sangat panjang. Impikanlah impian yang selama ini kita inginkan akan terwujud dan rasakanlah aroma keberhasilan itu. Dengan luar biasa, semangat yang sudah mulai kendur akan bergejolak kembali seiring dengan begitu kuatnya keinginan kita untuk bisa mencapai impian sukses.

5. Optimis.
Diantara semuanya inilah yang paling penting. Berpikir optimis dan percaya diri. Jika hidup ini berjalan dengan rasa optimis, insyaallah keberhasilan akan mendekat dengan sendirinya. :)

Terlepas dari semuanya, kita tak bisa mengelak dari yang namanya takdir allah. Namun ada takdir yang bisa diubah dengan usaha yang giat dan dengan bersungguh-sungguh. Tak ada yang tak mungkin di dunia ini jika allah telah menghendaki, KUN FAYAKUN!

So, never give up to achive your success in the future. This life is in your grasp. Keep spirit to get all your dreams.

2 komentar:

  1. Nilai yang tidak seperti yang diinginkan bukan berarti kita salah jurusan.
    Jika kamu tetap mengira kamu salah jurusan, maka sesaat itu pula kamu akan menemukan jawaban atas jurusan apa yang tepat utk mu, tp jika kamu tidak menemukan jawabannya, itu merupakan salah satu bentuk pelampiasan emosi sesaat

    Salam kenal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih masukannya :)
      Salam kenal kembali.

      Hapus

Kalau ada yang mau disampaikan tinggalkan comment ya ^^ Thank you :)