4 Juni 2013

# curcol

Sebuah Pilihan

Malam ini kembali kutorehkan kata-kata yang ingin kuluapkan. Tentang suatu permasalahan besar yang kini melanda hidupku. Tentang suatu perencanaan masa depan. Sebuah pilihan. Aku bingung, pada siapa aku harus meminta pendapat. Aku tak tau pada siapa ku harus bercerita. Dengan segenap rasa yang berkecamuk dihati ini, akhirnya kuputuskan sendiri. Tanpa siapapun yang memberi nasihat ataupun solusi. Aku telah mengambil suatu pilihan. Pilihan dimana hanya aku dan tuhanku yang tau. Aku sadar kini ku bukan lagi anak-anak yang harus dibimbing. Masa depan ada di genggamanku sendiri. Resiko apapun akan aku hadapi. Demi sebuah kesuksesan abadi.

Semua pilihan pasti ada dampaknya. Dan kini adalah dampak yang kurasakan atas pilihanku. Aku menyesal? Yah, pastinya. Karena tak ada yang tau bagaimana seseorang dimasa depan. Aku hanyalah manusia yang haus akan kesuksesan. Tanpa tau pasti jalan mana yang harus kutempuh untuk meraih semua itu. Aku yakin tuhan telah merencanakan semuanya untukku. Rencana sebaik-baiknya rencana. Kini ku hanya bisa berusaha untuk menggapainya. Karena aku telah menetapkan sebuah pilihan dan aku harus bisa meraihnya.

Kampung Baru--4 Juni 2013 at 18.25 WIB (disela-sela persiapan untuk UAS Matdis)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kalau ada yang mau disampaikan tinggalkan comment ya ^^ Thank you :)