24 Mei 2013

# curcol

FAILED!!!

24 Mei 2013. Tanggal yang dinanti oleh para remaja SMA. Karena hari ini pengumuman kelulusan Ujian Nasional yang akan menentukan bagaimana masa depan mereka. Begitupun dengan saya, saya juga menanti hari ini. Karena mengapa? Karena hari ini ada sesuatu yang tidak saya harapkan namun begitu saya inginkan. Ini juga menyangkut tentang masa depan.

Hari ini saya terjaga subuh hari ketika jam di dinding kamar menunjukkan pukul 05.05 WIB. Saya segera mengambil air wudhu dan menunaikan shalat subuh. Pagi ini tak seperti biasanya saya sholat subuh tepat waktu. Hari-hari biasanya saya selalu bangun ketika sudah pukul setengah enam pagi. Tetapi hari ini beda. Saya merenung panjang. Saya merasa telah melakukan dosa besar. Dosa yang sebenarnya tak ingin saya lakukan namun ada tarikan yang sangat kuat untuk saya melakukannya. Saya tak tau bagaimana menghindarinya. Huffff. Setelah lama bermenung dan memikirkan ini itu kemudian saya memutuskan untuk membuka laptop.

Jantung saya mulai berdetak tak karuan. Kenapa ini? Apakah saya takut? Bukankah saya tak terlalu berharap? Tapi tetap saja saya begitu menginginkannya. Perlahan dalam hati saya berusaha menenangkan diri. "Semua tlah diatur sama yang diatas puja, kamu tak bisa merubahnya. Yang kamu lakukan hanyalah pasrah dan menyerahkan semua padanya". Setelah tenang saya kemudian memasukkan modem dan menyalakan internet. "Tenaaang. Semua akan baik-baik saja".
Dengan keadaan masih cemas saya membuka website www.stis.ac.id Bismillah saya download pengumuman yang tertera disana. Dengan pelan saya scroll layar nya hingga bawah. Saya mencari-cari nomor keberuntungan saya. Tetapi . . . . .


Seharusnya nomor saya berada ditengah-tengah yang dikotakkan merah itu. Kenapa tak ada? Pasti keselip ini.. Saya terus mencari-cari tapi hasilnya tetap sama. 180083 tetap tidak ada :( Ah, saya harus siap menerima ini. Ikhlaskaaan pujaa!!! Semua sudah diatur. Walaupun ini udah yang kedua kalinya, namun jika allah tak berkehendak maka tak akan terjadi. Saya benar-benar tak tau lagi. Mungkin memang disinilah jalan saya. Saya sedih? Iyaaa, saya sangat sedih. Saya kecewa dengan diri saya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kalau ada yang mau disampaikan tinggalkan comment ya ^^ Thank you :)