30 November 2013

Di Balik Kesuksesan Acara PPAI 2013

Sabtu, November 30, 2013 0
Penampakan Panitia PPAI 2013
Pagi itu, Sabtu (30/11), langit biru membentang indah di langit yang cerah, secerah senyuman para panitia yang sebagian berbaju merah dan sebagian lainnya berbaju batik diselimuti almamater hijau. Senyuman yang akan mengawali dari sebuah acara besar yang akan digelar di sebuah gedung di fakultas MIPA Universitas Lampung.

Langkah penuh semangat terpancar dari ekspresi wajah puluhan orang yang sudah  stand by  di dalam gedung itu. Gedung berlantai empat itu sudah ramai dipadati panitia PPAI semenjak pukul  07.00 pagi. Di depan gedung terlihat beberapa orang mondar-mandir mengangkat berbagai peralatan seperti meja, kursi ke lantai atas tempat dimana acara akan digelar.

Sedangkan jika kita hendak memasuki gedung, di lantai pertama, akan terlihat di sebelah kanan beberapa orang sedang mempersiapkan berkas-berkas untuk absensi peserta acara hari ini. Di sisi lain tepatnya di samping tangga juga tampak beberapa orang sedang mempersiapkan meja registrasi beserta tiga buahlaptop, yang fungsinya sebagai inputan nama bagi peserta yang akan mengikuti acara ini. Dengan tujuan tidak ada kesalahan ejaan nama pada pembuatan sertifikat nanti.

Jika kita terus menuju dua lantai diatas, yaitu di lantai tiga, terlihat juga beberapa orang sedang mempersiapkan meja di samping ruangan. Di atas meja itu terdapat tumpukan map yang berisi seminar kit, blocknote, pulpen serta beberapa kertas double polio yang akan dibagikan nantinya untuk peserta. Selanjutnya di sisi yang agak bersebelahan dari meja di samping ruangan terdapat juga beberapa orang sedang membereskan barang-barang untuk dijadikan bazar. Barang-barang ini berupa majalah, buku, komik, serta juga stiker acara PPAI.

Oya, saya hampir lupa menceritakan acara besar apa yang akan dilaksanakan di gedung ini. Adalah Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah atau sering disebut PPAI yang diselenggarakan oleh Pers Mahasiswa tingkat Fakultas yang berada di Universitas Lampung tepatnya di Fakultas MIPA yaitu UKMF Natural. UKM yang bergerak di bidang jurnalistik ini sudah dari dulunya rutin mengadakan acara PPAI setiap tahunnya. Hingga pada akhirnya PPAI menjadi sebuah program kerja wajib yang harus diselenggarakan setiap periode angkatan pengurus.

Hingga menginjak pukul 08.00 terlihat beberapa orang mulai berdatangan. Peserta dituntun mengikuti arah registrasi. Dimulai dari meja registarasi di bagian kanan pintu masuk untuk menuliskan nama secara manual hingga menuju meja registrasi untuk menuliskan nama secara praktis untuk menyimpan nama ke database.

Langit yang tadinya cerah perlahan mulai menampakkan aura kelamnya. Namun tetap saja peserta PPAI mulai banyak berdatangan bahkan dari luar Bandarlampung. Sambil menunggu kehadiran Dekan FMIPA Unila untuk membuka acara PPAI, para petugas acara sibuk berlatih untuk memberikan yang terbaik untuk peserta. Pada akhirnya acara besar PPAI 2013 berhasil dibuka langsung oleh Dekan FMIPA dengan tepuk tangan yang meriah dari seluruh orang yang berada dalam ruangan.

Dengan dibukanya acara oleh dekan berarti berakhirlah acara pembukaan PPAI, yang ditutup dengan pembacaaan doa. Berhubung juga pemateri pertama yaitu Budisanto Budiman juga sudah hadir dalam ruangan maka pelatihan sesi pertama langsung dibuka oleh moderator.

Pada sesi pertama ini peserta disuguhkan materi tentang tata cara menulis artikel ilmiah yang baik dan benar. Editor LKBN Antara Lampung ini mampu mengubah suasana menjadi sersan, serius tapi santai. Banyak ilmu yang bermanfaat yang disampaikan oleh kak Budi, yang sangat berguna untuk seluruh peserta baik itu dari kalangan pelajar, mahasiswa, guru ataupun masyarakat umum.

“Seperti halnya dalam menulis artikel ilmiah itu haruslah mencari referensi yang terbukti keakuratannya karena disini artikel ilmiah harus didasarkan pada fakta yang sah adanya,” Berikut kutipan pemateri yang saya tangkap pada sesi pertama ini.

Sekitar pukul 11.00 peserta disuguhkan penampilan dari beberapa mahasiswa FMIPA Unila yang membawakan musik akustik dengan personil empat cowok dan satu cewek yang berperan sebagai vocalis. Sambil mendengarkan alunan musik beserta suara yang bening merdunya peserta diberikan kotak yang berisi makanan ringan untuk mengganjal perut menjelang makan siang nanti. Alunan lagu Taylor Swift- Speak Now menjadi pengantar lagu yang dibawakan oleh kumpulan mahasiswa ini. Dan berakhir pada lagu Ten 2 Five – I Will Fly yang berhasil membuat telinga peserta begitu dimanjakan.

Setelah penampilan musik akustik, pelatihan dilanjutkan kembali dengan sesi tanya jawab dan berlanjut hingga simulasi yang diberikan langsung oleh pemateri. Lantunan nyanyian gerimis diluar ruangan seakan bersahutan dengan lagu dari taylor swift yang diputar di backsound mengiringi peserta dalam menulis sebuah artikel. Setelah 30 menit berlangsung, pemateri memberikan kritik dan saran untuk beberapa tulisan dari peserta.

Acara sesi pertama ditutup beriringan dengan adzan zuhur berkumandang. Panitia juga tak lupa memberi plakat serta bingkisan untuk pemateri sebagai ucapan terima kasih sudah berkesempatan hadir sebagai pemateri di acara PPAI.

Selanjutnya peserta diarahkan untuk beristirahat sekitar 30 menit. Peserta dapat makan siang dan sholat zuhur terlebih dahulu sebelum melanjutkan pelatihan sesi kedua.

Kemudian peserta kembali disuguhkan materi selanjutnya yaitu tentang teknik penulisan opini dengan pemateri Yoso Muliawan yang menjabat sebagai ketua Aliansi Jurnalis Independen(AJI) Bandar Lampung. Pembawaannya yang khas dan tak jauh beda dari kak Budi, kak Yoso mampu membuat peserta tertawa terpingkal-pingkal mendengar celotehannya di sela penyampaian materi.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 15.30 yang berarti acara akan selesai. Peserta keluar dari ruangan dengan air muka yang mengisyaratkan akan kelelahan, semoga saja ada beberapa bekal ilmu yang mereka bawa ke rumah asalnya.

Di depan GFB (Gedung Fasilitas bersama) FMIPA Unila, disinilah kini kami berada, orang-orang yang berada dibalik layar dari sebuah kesuksesan acara yang baru saja selesai. Setelah peserta bubar, tanpa dipandu, kami langsung membereskan barang-barang yang digunakan untuk acara PPAI.

Dimulai dari membereskan sampah yang berteberan di sekitar ruangan, merapikan kursi, meja, mengangkat meja hingga kami jadikan tempat yang menjadi saksi bisu perjuangan kami untuk menyukseskan acara ini menjadi seperti sedia kala. Bersih. Kami melanjutkan sesi foto bersama dengan background backdrope PPAI, senyum keceriaan terpancar di setiap wajah kami, para panitia.

Suasana evaluasi di samping GFB

Kini, kami berada disini untuk mengadakan evaluasi dari acara besar tahunan Natural, PPAI. Dibumbui dengan kekocakkan pengurus dan para magang perkumpulan kali ini benar-benar membuat hati kami lega. Walaupun  masih banyak kekurangan dalam acara ini, kami berharap ini menjadi bentuk cerminan pengurus untuk acara selanjutnya.

“Over all, kalian sudah memberikan yang terbaik untuk acara kita ini”

“Kalian luaaaaarrrr biasaaaaaa”

“Kita itu Natural, Natural itu kita”

“Belajarlah dari sebuah kegagalan”

“Acara ini tidak akan sukses tanpa kerja keras dari teman-teman semua”

“Maaf jika saya pernah mengucapkan kata yang salah. Saya tahu Kita telah bekerja keras untuk menyukseskan acara besar ini, terima kasih untuk semuanya”

Kutipan diatas adalah beberapa perkataan panitia yang saya ingat. Kita itu keluarga. Dan kini saya menyadari bahwa natural adalah keluarga kedua untuk saya dan semoga untuk kita semua. So, tetaplah semangat teman-teman, acara besar lainnya menanti kita. Tetap memberi kontribusi yang terbaik untuk our natural, 
karena WE ARE FAMILY, GUYSSSS!!! YOU’RE ROCK!!!\m/

Kalian Luaaaaaarrrr Biasaaaaa!
*salam :)*

28 November 2013

Hidup yang berbelok

Kamis, November 28, 2013 0
"Ketika hidup yang kaujalani tak sesuai dengan yang yang kauharapkan, What should you do?"
Menjadi seseorang yang sebenarnya bukanlah dirimu, sangatlah menyesekkan. Berharap hidup ini indah dan sesuai dengan alur yang kaupilih, menjadi suatu kesenangan yang terkira. Mempunyai segala yang kauimpikan, harapkan adalah suatu anugerah yang tak ternilai harganya. 

Berbicara tentang hidup, entah mengapa saya merasa yang sedang menjalani hidup ini bukanlah saya. Saya merasa diri saya yang sebenarnya telah hilang dilenyap waktu. Melakukan rutinitas dengan hal yang saya rasa asing dalam hidup merupakan hal yang begitu membosankan. Semenjak waktu yang saya tak tahu kapan, saya merasa diri saya berubah.

Seiring dengan bertambahnya waktu, usia dan perubahan lingkungan maka akan berdampak pada sifat dari seseorang. Dulu sewaktu SMA, saya mempunyai banyak teman yang begitu menyenangkan. Secara tak sengaja saya akan ikut tertular sifat dari kebanyakan teman. Saya bisa menjadi pribadi yang menyenangkan dan disenangi orang.

Saya selalu melihat bagaimana seseorang dalam bertindak. Mencintai dan disayangi seorang temana merupakan suatu anugerah terindah yang pernah saya rasakan. Namun setelah waktu berjalan, dan seiring dengan bergantinya sosok orang-orang yang berada dalam lingkungan saya, maka dengan perlahan situasi dalam diri saya juga berubah.

Saya tak lagi menjadi pribadi yang dulu, sosok yang begitu saya senangi. Perlahan ada sesuatu yang berubah dalam diri saya. Yang entah datang dari mana sehingga bisa mengacaukan suatu benteng yang telah saya bangun dahulu. Saya tak bisa berbuat banyak. Saya pasrah ketika seseorang yang saya kira teman ternyata hanya memanfaatkan saya saja. Saya ikhlas ketika banyak orang yang tak suka terhadap diri saya.

Kini akhirnya kira saya tahu alasannya. Karena lingkungan, saya tinggal di lingkungan yang tak lagi mengajarkan saya bagaimana seharusnya bersikap. Saya tak tahu darimana saya harus memperbaiki semuanya. Saya bingung, tak tau arah jalan menuju mimpi yang ingin diraih.

Namun alaupun hidup yang saya jalani ini bukanlah hidup yang saya impikan, saya tetap dan selalu yakin semua ini yang terbaik untuk hidup saya ke depannya.

23 November 2013

Film Thailand Favorit Gue

Sabtu, November 23, 2013 14
Oyy, malam minggu oyyy!!!
*ngomong sama diri sendiri* Hahaha. Abaikan.
Di malam minggu yang selalu kelabu ini gue pengen nge-post tentang film thailand beserta artis favorit gue. gak tau kenapa gue lagi cinta-cintanya film thailand. Mungkin karena pemainnya ketje-ketje kali yak bikin gue mesem-mesem sendiri :D

Berikut ada beberapa film thailand yang paling gue suka.

1. Suckseed : Film yang mengisahkan tentang Bas yang diperankan oleh Jirayu Leongmanee ini mencintai seorang gadis semenjak berada di sekolah dasar. Namun, cintanya hanya terpendam saja. Padahal ya, si Bas ini keceeeee gilaaaaak, masa bisa memendam perasaan sampe segitunya. Dalam film ini gue paling suka sama Bas ini, karena senyumnya itu loh :3 bikin gue klepek-klepek :D

Hingga akhirnya ia pacaran juga dengan cewek yang dicintainya secara diam-diam itu, tapi ia malah menghancurkan persahabatannya dengan Koong yang juga mencintai cewek yang bernama Ern itu. Dalam film itu gue kasian banget sama Bas  gak tau kenapa:( Apalagi sewaktu dia reunian dan pengen baikan ama sahabatnya. Gue menitikkan air mata. Tapi tetep kok kegantengannya gak berkurang sepersenpun.

Tuhkan terbukti senyumnya memang ngangenin. Hehehe.

2. My True Friend : Film ini mengisahkan tentang sebuah persahabatan dari sekelompok lelaki kuat di sekolahannya. Nah di film ini ada artis terganteng di thailand, siapa lagi kalo bukan Mario Maurer. Disini Mario menjadi ketua dari geng mereka. Dan mario juga orang terkuat+terganteng juga. Nah, selain mario ada juga song yang gak kalah imut dari mario. Disini dia berperan menjadi pendatang baru di geng mereka.

Akhir dari film ini sangatlah tragis, masa marionya mati. Hikssss. Ganteng gitu sayang kalo mati :( Tapi asli, film ini benar-benar membuat gue iri, gue juga pengen punya temen yang rela bekorban kayak mario, mengorbankan nyawanya.

Bikin cewek teriak-teriak
Mario&Natcha
3. First Kiss : Film ini bukanlah film porno yang mempertontonkan ciuman disana-sini. Ada sih emang ciumannya tapi cuma sekali itupun gak bergairah malah mungkin ber-genre romance-comedy. Film yang mengisahkan tentang cowok yang kembali bernama bass menyukai cewek kantoran yang lebih tua darinya. Asli, aktingnya keren banget bikin gue sampe banjir air mata melihat perjuangan percintaan mereka.

Dengan akhir yang bahagia, bass bisa menepati janjinya untuk bersama dengan si cewek walaupun selama beberapa tahun berpisah tapi cintanya tetap untuk si cewek. Bagian endingnya mampu membuat air mata gue tumpah lagi karena si cewek udah sakit-sakitan gitu eh ternyata si bass datang dan menepati janjinya untuk dipasangkan dasi oleh si cewek. So sweet deh pokonya.

Nih, ketje kan :3
4. Crazy little thing called love : Kalo film ini mungkin semua udah pada tau. Ini film thailand pertama yang pernah gue tonton. Dari sinilah gue mengenal sosok Mario Maurer yang charming buangetttttt. Hahaha. Dimulai dari dia mencintai cewek jelek hingga berubah menjadi cantik sungguh-sungguh bikin terharu deh.

5. ATM Error : Nah, kalo film ini baru gue tonton kemaren. Ketinggalan banget yak :D Hehehe. Emang, temen gue baru ngasih filmnya sih. Film yang ber-genre komedi ini suksed bikin gue ngakak karena kelakuan sepasang kekasih yang berjuang untuk mempertahankan pekerjaannya di bank.

Seperti yang diketahui bahwa sesama karyawan bank gak boleh menjalin hubungan spesial. Nah si cewek ini adalah direkturnya dan dia yang bertugas untuk memecat setiap yang ketahuan memiliki hubungan spesial. Gimana dia gak strees coba, kalo dia sendiri malah melanggar.

Nah, sehubungan dengan adanya project memperbaiki atm di suatu kota, si cewek akhirnya mencetuskan ultimatum kepada cowoknya. Barang siapa yang berhasil menuntaskan kasus ini dengan beres maka ialah pemenangnya dan yang kalah harus rela mengundurkan diri dari tempat mereka bekerja.

Tapi setelah project mereka selesai dengan berbagai kejadian yang lucu, hubungan mereka malah dibongkarkan oleh anak magang di bank itu. Akhirnya mereka putus dan si cewek mengundurkan diri. Tapi endingnya bersatu kok dan bahagia selamanya :)

Kekasih yang lucu :D
Okey, cuma ini yang bisa gue posting malam ini. Pada ngeh gak sih kalo film favorit gue itu selalu ada cowok ketje di dalamnya. HAHAHA. Emang. Mata gue kepengennya menatap yang charming aja sih. Kalo temen gue banyak yang tergila-gila dengan cowok korea, kalo gue malah sedang tergila-gila dengan cowok thailand. Beda sendiri yak. Gak papalah yang pentingkan gue bahagia dan seneng dan terpuaskan :D

Aktor thailand yang paling gue suka itu ya foto cowok yang paling atas postingan ini. Jirayu Laongmanee <3 Gue sempet-sempetnya searching foto doi banyak-banyak bakal sampe jadi dp bbm, walpaper laptop dan gue posting di instagram. Berhubung doi cuma punya instagram, gue langsung follow deh. Padahal berharap doi punya twitter, sehingga gue bisa tebar pesona gitcu. Walopun gak ngerti tulisan thailand, wkwkwk.

Nih, gue ada oleh-oleh dari doi cuci mata gitu:D


Aaaaaaa gantengnya terbuktikan?:D Hehehe.

22 November 2013

About My Classmate, Ilmu Komputer 2012

Jumat, November 22, 2013 0
Selamat malam, selamat menikmati malam sabtu, dan yang terpenting selamat datang WEEKEND!!! Yeah, setelah berkutat  tanpa henti dengan dunia perkuliahan selama 4 hari ini, akhirnya hari yang selalu ditunggu datang juga. apalagi kalo jumat malam. Hihihi*senyum miris*

Malam ini gue cuma pengen cerita tentang perkuliahan yang sudah hampir satu setengah tahun gue jalani. Rasanya gue jarang banget cerita tentang dunia pendidikan di kampus. Oke, gue bakal cerita banyak tentang kampus Unila lebih khususnya jurusan gue yang terletak di FMIPA. FMIPA sendiri terletak di jalan utama jika memasuki kampus Unila.

Fakultas yang penuh dengan pohon rindang kian menemani prosen belajar gue selama disini. Yak, FMIPA dikenal dengan fakultas yang paling banyak pohonnya dan juga sampahnya *ups*. Nah, guenya berada di jurusan Ilmu Komputer. Disini Ilkomp masih di bawah naungan FMIPA. Kita sih kepengennya ada fakultas sendiri, tapi mau gimana lagi kita hanya mahasiswa biasa. Hufft *tarik napas* *langsung nyanyi bukan mahasiswa biasa*

Kemarin sih ada dosen yang bilang, kalo jurusan Ilmu Komputer di Unila itu sebenernya bernama "Sistem Komputer" tapi karena gak mau pindah ke fakultas teknik yang serem itu jadinya di pertahanin deh itu nama, biar Ilkomp tetap di fakultasnya para akhi dan ukhti :D *Kaifa haluk ya ukhti?*

Tapi tetep aja kalo cari di pusat dikti jurusan gue gak terdaftar *sedih*. Karena terdaftarnya ya itu tadi, siskom. Jadi walopun gue di Ilkomp yang mempelajari setengah software dan setengahnya lagi hardware ini, gue masih harus banyak mencari ilmu diluar kuliah. 

Karena memang nanti jika gue sudah mendapat gelar S.Kom, gue bakal dituntut bisa di semua bidang yang berhubungan dengan komputer. Gak mau tau kalo gue gak pernah mempelajarinya sewaktu kuliah karena di Ilkomp belajarnya gak mendetil alias setengah-setengah, jadi gue rasa gue butuh usaha lebih buat menjadi sarjana komputer. Hemm,

Nah, postingan kali ini sebenarnya gue pengen cerita tentang kelakuan temen-temen Ilkomp angkatan gue yakni angkatan 2012 selama kurang lebih satu setengah tahun ini. Gue bakal cerita tentang sifat, kelakuan, ato mungkin kegiatan sehari-hari dari temen-temen Ilkomp12 di kampus:) Check it out!

Pertama, kita ilkomp'12 tak bisa lepas dari yang namanya komputer ato lebih tepatnya laptop beserta jajarannya seperti charger, terminal dan jenis kabel-kabel lainnya. Setiap ke kampus kita selalu menenteng yang namanya laptop. Benda yang berbentuk persegi panjang ini seakan menjadi pedang untuk kami dalam bertempur menaklukkan program yang begitu ganasnya menyerang. Yeah, kalo gak ada laptop selama kuliah berlangsung itu seakan kami akan merasakan kekalahan dalam bertempur. Hahaha lebay yak, tapi nyata kok.

Selanjutnya, mengenai sesuatu yang bisa dibilang menjadi musuh oleh anak ilkomp itu adalah program. Ya, program yang sering gue singgung di postingan sebelumnya. Program atau sering disebut dengan aktivitas koding ini sudah menjadi makanan sehari-hari untuk kami, si pencari gelar S.Kom. Namun tahukah kalian, betapa sulitnya memahami sebuah program di sebuah bahasa pemrograman itu? Ah tak bisa gue jelaskan dengan kata-kata.

Setiap ada mata kuliah yang berhubungan dengan pemrograman kelas kita akan selalu dalam keadaan hening. Banyak kegiatan yang dilakukan dikala situasi hening tersebut. Ada yang sibuk dengan laptopnya, mengotak-atik program yang entah kenapa bisa eror--padahal sudah mencontoh program yang diketik oleh sang dosen di depan. Ada juga yang dengan indahnya memanfaatkan fasilitas wifi gratis dengan mendownload berbagai macam file seperti film atau hanya sekedar membuka fb dan twitter.

Selain itu ada juga yang memperhatikan bapaknya menulis alias melongo karena tak ada laptop yang akan diketikkan program didalamnya. Alhasil dia hanya diam dan akhirnyaaa..... tertidur. Oh. Namun ada juga yang ternyata diam-diam malah nonton dengan volume laptop yang di silent-kan sedangkan dosennya masih asik dengan programnya. What, Nonton? Iyeee, nonton pilem. *miris*

Karena memang begitulah kelakuan kita anak ilkomp. Si pencari nilai. HAHAHA. Kalo di mata kuliah pemrograman kita sudah terbiasa bergantung pada sang dewa. Dewa maksud disini adalah pakar dari segala jenis pemrograman yang begitu banyaknya. Kalo ada tugas pemrograman biasanya sih kalo udah mentok gak tau lagi apa yang mau ditulis kita eh gue maksuknya, bakal pasrah--pasrah buat copy paste maksudnya :D

Kami udah biasa dengan deadline tugas yang begitu cepat. Kami juga sudah biasa berinteraksi dengan situs online tempat penyimpanan segala tugas yang di upload. Mungkin bisa dikatakan web yang paling sering dikunjungi anak ilkomp buka ya itu, situs k*l*n. Tempat tugas bersarang dan menuntut untuk segera di upload. Hehe.

Dalam mengirim tugas kebanyakan dari kita kalo udah kepepet bakalan ngirim ngasal ke situs itu, karena motto kami yang penting ngirim dulu, isi udah gak penting lagi. Bahkan ada yang lupa mengedit program temennya, sehingganya masih ada nama temennya itu di program yang telah dikirimnya. Alamak!!!

Kelakuan anak ilkomp selanjutnya itu adalah males nyatet. Yak, ini berlaku buat oknum tertentu aja sih, masih banyak juga kok yang rajin. Biasanya sih, kite-kite yang males nyatet ini bakal tenang kok jika nanti ada ujian. Karena di ilkomp'12 ini kita punya temen yang rajin banget nyatet dan tulisannya juga rapi. Jika ada ujian, temen-yang-rajin-nyatet-itu bakal diserbu oleh kite-kite. Tujuannya cuma satu mengicar catetannya buat dikopi. Hahaha.

Dibalik begitu banyaknya kelakuan buruk anak ilkomp ini semuanya berusaha untuk gue sayang kok. Mulai dari fasilitasnya yang memang tidak memadai dan kampus yang bisa dibilang sampahnya berserakan. Gue akan mencoba buat nerima semuanya kok. Karena ini memang sudah menjadi bagian dari diri gue, hidup gue, jadi gue harus bisa mencintai ini semua, termasuk mencintai kekurangannya. Iye gak sob?

Masa depan gue disini, di Ilmu Komputer Unila. Mau tak mau gue akan berada disini selama 3 tahun mendatang, demi meraih sebuah titel sarjana, gue akan bertahan. #Tsaaaaah.

Berikut beberapa foto gue bareng anak ilkomp12 :)







Hehehe. Itu sekelumit foto dari mulai yang jadul hingga terbaru. Oke, mungkin cuma itu yang bisa gue share untuk malem ini. Sampai jumpa di postingan selanjutnya~ Keep in touch, guys :))