2 April 2013

Semangkuk cerita natural

Selasa, April 02, 2013 0
Oke guyysss came back again with me, yang pastinya mempunyai cerita2 baru nih. Pengen tau ceritanya? let's going on :))

Pada kesempatan kali ini gua akan menceritakan kejadian-kejadian di natural nih. You know about natural? Yeah yang belum tau bakal gua ceritain. Natural itu adalah lembaga pers di fmipa dan kini gue telah menjadi bagian dari lembaga itu. Dari awal gue tau natural sewaktu propti (ospek) dulu, gue emang udah tertarik sama ukm ini. Dan ternyata, didalamnya begitu mengasyikkan. Selain bekerja seperti halnya dunia jurnalis, kekeluargaan disini begitu kental. Gue sangat menyukai suasana ini. Mempunyai teman dan kakak yang sudah gue anggap sebagai keluarga. Gue sangat mencintai natural dan isinya deh. Selain itu, berkat di natural sedikit banyaknya gua tau tentang dunia jurnalis yang begitu luas. Pada awalnya alasan gue ikut natural ini untuk mengembangkan cita-cita terpendam gua menjadi seorang penulis. Ternyata jurnalis itu tak hanya menulis saja, banyak hal tentang dunia ini yang membuat gue tertarik. Mendengar cerita dari kakak-kakak nya membuat pikiran gue melayang. Apakah bisa suatu saat nanti gue bekerja sebagai jurnalis atau sebagai wartawan? Hehehe. Gak kebayang deh serunya. Seperti mengejar-ngejar narasumber, mewawancarai narasumber, menulis berita, dan terakhir dikasih ke pimpinan redaksi. Okey back to reality :D

19 Maret 2013

Takut DOKTER :(

Selasa, Maret 19, 2013 0
Siang terik begini bawaannya mengeluh aja. Yang panaslah yang gerahlah. Begitupun dengan saya. Ditambah dengan nyu-nyutan di gigi ini. Arrrrggghh!!! Untung aja kuliah nya cuma sebentar. Hari ini kuliah nya 2 mata kuliah. Tapi yang satu dosennya gak masuk. Jadilah cuma satu matkul hari ini. Sebenarnya kemarin kepikiran kalau hari ini gak usah masuk aja. Karena mengapa? okey saya akan bercerita.

Kemarin itu memang sudah di agendakan untuk periksa gigi. Gigi saya telah berlubang. Inilah kecerobohan saya. Ketika lubang nya kecil dulu gag pernah di bawa ke dokter. Alhasil begini,, semakin parah. Sumpah sakit banget. Saya jadi menyesal dulu tak mau menjaga gigi. Ternyata gigi itu sangat mahal dan sangat beharga. Kalau tidak salah dulu awalnya SMA kelas 3. Tapi saya biarkan saja. Lama kelamaan ini lubang bikin nyakit. Dan rasanya lubangnya sudah sampai menembus gusi. Kalau boleh saya memilih beneran lebih sakit gigi dibanding sakit hati. Sakit gigi gag bisa makan, tidur ataupun bicara. sedangkan sakit hati makan ataupun bicara masih bisa....

16 Maret 2013

Rasa Untukmu #Part2

Sabtu, Maret 16, 2013 0
Di tengah rasa penasaranku tak sengaja aku bertemu dengan farhan, teman dekatnya timmy. Aku menceritakan perihal kejadian yang terjadi di perpustakaan tadi.
“Hey farhan, sini dulu deh. Aku mau nanya sesuatu nih, ” panggilku seraya mendekati farhan..
“Ada apa din?”tanya farhan.
“Itu, mengenai timmy. Kamu tau gak tentang gelang ini? ”tanya ku sambil memperlihatkan gelang pink yang diberikan timmy.
Farhan hanya mengamati gelang itu dan lama terdiam.
“Oh ini, emangnya kenapa?”
“Kamu tau gak apa maksud timmy ngasih aku gelang ini? padahal aku gak minta apa-apa loh waktu dia pergi lomba kemarin.
“Hemm, gimana yaa. Yang penting timmy punya maksud tersendiri kok. Suatu saat kamu akan tahu semuanya. Tapi aku gak bisa kasih tau itu sekarang. Biarlah kamu mengetahuinya langsung dari timmy bukan dari aku.”ujarnya sambil nyelonong pergi.
***


8 Maret 2013

Salah Jalankah?

Jumat, Maret 08, 2013 2
Malam ini saya ingin mencurahkan sedikit rasa yang saya rasakan. Kegalauan yang saya rasakan minggu-minggu ini. Tentang sebuah komitmen untuk sebuah masa depan. Jujur, kini saya tak tau akan kemana kaki ini melangkah. Saya malu untuk mengakui bahwa saya belum mempunyai tujuan hidup. Oh god, betapa meruginya hidup saya ini! Ketika  seseorang telah melangkah jauh dalam hal yang tidak dikuasainya, saya yakin hidupnya akan mengalami kesusahan. Saya takut hal itu terjadi pada saya. Ingin rasanya saya kembali ke waktu 6 bulan yang lalu. Saat menentukan sebuah pilihan yang membawa perubahan  besar dalam hidup saya. Entahlah, saya bingung. Apakah saya menyesali pilihan ini? saya ragu, takut untuk melanjutkan ini, walaupun sebenarnya keinginan saya untuk sukses sangatlah kuat.