26 Mei 2015

# cerita

Refreshing ke Pulau Tak Berpenghuni

Pagi itu gue masih bermalas-malasan di kasur saat ada bbm masuk. "Ja, jangan lupa bawa kamera, ya". Aih iya, gue sampe lupa kalau hari ini diajakin jalan ke pantai. Dalam keadaan masih mager (alias: malas gerak) gue berusaha untuk menggapai kamar mandi. Hari ini adalah hari senin yang biasanya diberikan julukan oleh banyak orang dengan sebeutan "monster day". Namun sepertinya julukan tersebut gak berlaku bagi gue dan yang lainnya. Berhubung hari ini gak ada kelas karena dosen yang sedang keluar kota, kita langsung go cau menuju pantai.

Sekitar pukul 9 pagi kita ngumpul di kampus. Gue agak heran juga kenapa mereka pengen ke pantai, gue mah bisanya ngikut aja. Nyampe di  kampus ternyata lumayan banyak yang ikut, kalo digabung sama gue ada 9 orang, 3 cowok dan 6 cewek. Wah bakal jadi rekreasi mendadak di hari senin bareng mereka.

Sesampainya di pantai udah jam setengah 12 siang, ya perjalanan menuju Pantai Sari Ringgung membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dari kampus gue. Dengan mengendarai motor kita melaju dengan keinginan mendapatkan penyengaran akan pemandangan laut yang indah. Baru aja masuk,  kita langsung ditawarkan babang-babang untuk nyebrang pulau. Karena gue gak tau apa-apa ya serahin aja semuanya sama ratu laut (red: maya). Setelah melakukan tawar-menawar yang cukup ketat, kita berhasil mendapatkan harga 150 ribu untuk menyebrang ke pulau Tegal. Lagi-lagi kita gak ikut memilih pulau yang akan dikunjungi, semuan diserahkan pada ratu laut.

Yay!!! It's time to refreshing guys!
Yap, kita kesenengan diatas kapal sambil foto-foto dan menikmati pemandangan laut. Sebenarnya dibalik rekreasi ini ada banyak masalah kuliah yang masih terpikirkan. Ada yang belum seminar KP, yang sudah seminar belum revisi laporan, tumpukan proyek yang menanti dan berbagai masalah lainnya. Tapi ya itu, kalau gak disempetin buat refreshing sekarang ya kapan lagi? Adanya selalu aja wacana yang kecapaian. Kadang rencana mendadak gini langsung terealisasikan dibanding rencana yang sudah disusun sejak lama tapi gak kunjung terwujudkan. Apalagi momen bareng temen-temen kuliah juga tidak akan berlangsung selamanya, ya karena udah masuk tahap akhir doakan saja tahun besok udah wisuda (Aamiin).

Jadilah kita disini mengukir kenangan dan melakukan kesenangan. Setelah menempuh jalur laut sekitar 10 menit sampailah kita di suatu pulau, yang katanya bernama pulau Tegal. Dan kalian tau apa? Pulau yang kita kunjungi ini sangat jauh dari ekspektasi yang kita semua bayangkan. Tidak ada orang alias sunyi, pondok yang hampir lapuk dan kehitaman, dan yang paling tidak enaknya DIMANA-MANA SAMPAH BERSERAKAN!

Selamat Datang di Pulau Bersampah!
What? Ini apa-apaan? Inikah pulau tegal di pantai sari ringgung? Apa gak salah? Oh em ji, kayaknya ada yang salah milih pulau. Mungkin itulah beberapa kesan pertama yang kita tunjukkan ketika mengijakkan kaki di pulau tersebut. Trus harus bagaimana? Kita sudah terlanjur disini, babang supir juga sudah pergi menjauh, kalau tukar pulau akan menambah bayaran kapal. Alhasil kita hanya bisa menikmati saja pulau tak berpenghuni dengan sampah yang berteberan dimana-mana ini dengan hati yang lapang. 

Si ratu laut yang merasa bersalah dalam memilih berusaha meyakinkan kita kalau pulau ini aslinya bagus banget. Tapi sangat disayangkan aja sampahnya sangat banyak dan sewaktu kita kunjungi laut juga masih pasang. Alhasil sang ratu berusaha memunguh berbagai jenis sampah yang mengotori tepi laut dan membuangnya. Yah, walaupun kayaknya sama aja yang penting dia sudah berusaha toh, Hahaha.
Pulau yang sebenarnya sangat indah
Tapi dibalik itu semua, menurut gue sepertinya memang ada yang aneh dengan pulau itu. Dengan segala kondisi yang terlihat sekrang kayaknya pulau tersebut dulunya memang bagus dan indah. Namun karena terjadi beberapa hal yang kita tidak ketahui pulau tersebut menjadi sangat suram dan kotor sekali. Kalau kata mereka sih ada kejadian mistis kayaknya disana. Atau emang ulah dari manusia yang tidak peka terhadap lingkungan?

Entahlah, yang pasti gue merasa sangat sedih melihat kondisi pulau yang seperti tak terurus tersebut. Padahal kalau dirasakan pasir disana sangat halus dan lembut dengan pemandangan yang menawan. Namun oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab mengotori surganya pulau tersebut. Sungguh ironis!

Say CHEESE ^^
Setelah cukup puas berkeliling melihat sekitar pulau dan berfoto ria selama 2 jam, kita memutuskan untuk kembali ke pantai pusat. Hah! Walaupun dengan keadaan pulau yang jauh dari perkiraan, we were very enjoyed our refreshing. Hari sudah menunjukkan pukul setengah tiga ketika kita sampai di dasar pantai. Sebelum pulang kita menyempatkan diri untuk bermain permainan anak kecil yang ada di tepi pantai. Sambil menikmati penyuguhan pemandangan pantai yang kian banyak dikunjungi orang.
BEACH EVERYBODY!
Setelah puas, kita memutuskan untuk balik pada pukul 3 sore. Dan kemudian berhenti di masjid untuk sholat zuhur dan ashar yang dijamak. Ketika kembali melanjutkan perjalanan hari sudah menunjukkan pukul 4 sore dan setelah sampai gue dan beberapa teman menyempatkan diri untuk makan sebelum kembali ke kosan masing-masing. Pukul setengah enam gue sampai dikosan dan kemudian mandi.

END OF STORY.
HAVING FUN.
ENJOY.
YAY.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kalau ada yang mau disampaikan tinggalkan comment ya ^^ Thank you :)