26 Mei 2015

Cermati.com : Solusi Tepat Mengendalikan Finansial Anda

Selasa, Mei 26, 2015 0
Kehidupan di zaman sekarang sangat jauh berbeda dibandingkan pada masa dahulu. Semua hal yang ada pada saat ini sudah jauh lebih praktis dan mudah, seperti dalam masalah pembayaran barang. Jika dulu orang-orang harus mengeluarkan uang dan menghitungnya untuk dibelikan sesuatu, maka pada saat ini sudah ada kartu kredit yang membuatnya jauh lebih praktis. Kartu kredit sangat membantu orang-orang dalam melakukan transaksi belanja tanpa harus membawa banyak uang.

Namun, kebanyakan pengguna kartu kredit tidak bisa mengatur sistem finansial mereka. Banyak pengguna yang tidak memahami menjadi boros ketika menggunakan kartu kredit tersebut. Adakalanya juga pengguna menjadi sangat konsumtif dalam berbelanja tanpa memedulikan antara kebutuhan penting yang harus dipenuhi dan keinginan yang tidak begitu penting.
Cermati.com hadir sebagai media yang memudahkan pengguna dalam memperoleh informasi seputar keuangan/finansial, terutama tentang penggunaan kartu kredit. Cermati.com didirikan oleh para teknologis dari Silicon Valley dengan tim yang sudah berpengalaman di perusahaan-perusahaan teknologi global terkemuka seperti Google, LinkedIn, Microsoft dan Oracle. Tim Cermati memiliki pengalaman total lebih dari 12 tahun dalam mengerjakan aplikasi dan situs web yang digunakan lebih dari ratusan juta user di seluruh dunia.

Tampilan Halaman Utama Cermati.com

Dengan mengakses "cermati.com" pengguna dapat menemukan informasi  tentang produk finansial secara online yang berdasarkan data-data penelitian yang akurat. Cermati.com juga membantu pengguna dalam mengambil keputusan finansial secara cermat dan teliti, sehingga tidak ada penyesalan di kemudian hari.

Emang apa aja sih yang ada di dalam cermati.com?

Nah, jika kalian membuka website cermati akan ada beberapa menu yang terlihat, seperti:

1. KARTU KREDIT : Menu ini berisi kumpulan kriteria kartu kredit yang mungkin kalian butuhkan. Dalam menu ini kalian dapat memilih dan membandingkan berbagai jenis kartu kredit dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ditampilkan. Kalian bisa membandingkan semua fitur utama pada setiap kartu kredit yang berupas cashback, reward, airmiles, cicilan ringan, serta promo makan atau belanja. Sehingga kalian dapat memperoleh kartu kredit yang sesuai selera dan kriteria pribadi.
Tampilan Menu Kartu Kredit
2. PINJAMAN : Dalam menu ini terdapat tiga jenis kredit atau pinjaman, yaitu kredit tanpa agunan, kredit multi guna, dan kredit motor.

Pada menu kredit tanpa agunan kalian memperoleh informasi produk kredit tanpa agunan dan bisa langsung membandingkan pilihan produk tersebut berdasarkan suku bunga, lama tenor, limit pinjaman yang bisa diperoleh, dan persyaratannya.

Selanjutnya pada menu kredit multi guna kalian bisa memperoleh informasi tentang kredit multi guna beragunan BPKB Mobil, surat rumah atau tanah sebagai solusi pendanaan. Kredit multi guna ini dibutuhkan bagi kalian yang membutuhkan dana pinjaman cepat, bunga rendah, atau berlimit besar hingga miliaran rupiah.

Sedangkan pada menu kredit motor ditampilkan berbagai jenis sepeda motor seperti sport, matic, atau bebek berdasarkan kriteria yang dibutuhkan. Pada menu ini juga terdapat simulasi angsuran atau kredit yang akan dibayarkan oleh pembeli.

Halaman menu simulasi angsuran sepeda motor
3. PROMOSI : Menu ini sangat dibutuhkan bagi siapapun pecinta diskon di Indonesia. Informasi promosi yang diberikan sangat lengkap dan mudah dicari. Jenis promosi  juga dapat dicari dengan berbagai kategori berdasarkan kartu kredit yang digunakan, jenis promo yang dicari, dan lokasi promo yang ingin dikunjungi. Dengan adanya informasi promosi ini, pengguna dapat mengetahui lebih dulu promo yang ditawarkan sehingga bisa menghemat pengeluaran dalam berbelanja.
Contoh promo di Mall Plaza Indonesia
4. ARTIKEL : Menu ini menampilkan tulisan artikel yang bermanfaat dan berguna bagi pengguna dalam mengatur sistem keuangan atau apapun yang berkaitan dengan finansial. Selain itu, artikel disini juga menyuguhkan berbagai tips dan trik ampuh dalam menghemat kondisi keuangan anda di berbagai keadaan. Namun dibalik itu juga ada berbagai artikel menarik dan ringan untuk dibaca dan sangat disayangkan sekali jika kalian lewatkan untuk dibaca.

Jadi tunggu apalagi?
Ayo segera buka cermati.com, buat akun dan login. 
Kemudian temukan segala informasi bermanfaatnya!
Dengan mengaplikasikan segala informasi produk cermati, pengguna dapat membuat keputusan finansial yang tepat dan cermat. Sehingga kesuksesan finansial anda akan berada di depan mata.

12 Mei 2015

Arah Bola Mata

Selasa, Mei 12, 2015 0
Saat itu aku tengah berada di suatu tempat, di ruangan terbuka. Angin berhembus, dedaunan bergoyang, dan orang lalu lalang. Pandanganku menggeliat kesana kemari tak tahu araha yang dituju. Gerombolan manusia asyik tertawa bercengkrama. Seorang pedagang menghampiri menawarkan dagangan. Aku mencoba menerka. Apakah pada saat itu manusia yang sedang tertawa itu akan membeli dagangannya? Tanpa berpikir panjang salah satu di antara mereka mengeluarkan beberapa uang ribuan dan membeli.

Langit tampak cerah dengan sedikit awan mendung yang malu-malu mendekati. Tampaknya sebentar lagi akan turun hujan. Bola mataku terus menjelajah. Seorang bapak datang menghampiri. Dia duduk. Membawa lembaran koran, tabloid mahasiswa, handphone, dan headset. Helm yang dikenakannya diletakkan diatas meja yang terbuat dari semen. Dengan headset yang terpasang di telinga ia membuka koran dan mulai membacanya. Jika dilihat dari tampilannya bapak tersebut adalah seorang pekerja. Pertanyaanya mengapa bapak tersebut disini?

Mataku menatap ke arah lain. Bundaran dengan air mancur terlihat begitu indah dan sejuk. Hawa segar seakan meresap ketika menyaksikan air mancur bundaran itu. Lingkaran bundaran dengan kendaraan yang lewat tak berhenti terus berputar mengitari air mancur tersebut. Ada daya tarik tampaknya disana. Yang siapapun tak menyadarinya. Hanya mata yang bisa mengatakan. Dan kemudian berpikir dan merasakan.

 
Selasa - 12 Mei 2015 at Beringin Unila.


6 Mei 2015

Aku dengan Ketidaktahuanku

Rabu, Mei 06, 2015 1
Cinta. Dari dulu hingga sekarang kayaknya masih sama. Masih tidak mengerti apa sesungguhnya makna dari kata berjuta ekspresi itu. Orang bisa seketika tertawa, bahagia, gembira atau bahkan kecewa, sedih hingga bunuh diri hanya karena masalah  cinta. Bisa dibayangkan seberapa besar kekuatan cinta?

Cinta. Beragam macamnya. Kepada makhluk hidup ataupun mati. Kepada binatang, tumbuhan ataupun manusia. Kepada keluarga, teman, sahabat ataupun lawan jenis. Ketika rasa cinta menyatu, gejolak tak ingin dipisah semakin bergelora. Apa ini semacam efek sebab akibat?

Aku dengan keterbatasanku mengenai cinta sungguh tidak tahu apa-apa. Hanya menyaksikan, mendengar dan merasakan sensasi orang-orang bercerita cinta. Mata bersinar, suara bersemangat, napsu menaik atau mood membaik hanya karena akibat gelombang cinta. Bahkan akupun seakan ikut merasakannya.

Aku dengan ketidaktahuanku tentang cinta hanya bisa menerka. Apa Tuhan sudah menakdirkan semua manusia tanpa terkecuali menikmati keluarbiasaan cinta? Apa ada orang di luar sana yang tidak pernah merasakannya? Mungkin ada. Orang yang miskin cinta akan memberontak tak terima, mengeluh bahkan berteriak pada ketidakadilan. Mengapa orang lain diberi sedangkan ia mencicipipun tidak?

Aku dengan kepolosanku tentang cinta hanya bisa berharap. Kelak ketika keterbatasan, ketidaktahuan, dan kepolosan pergi dan berubah menjadi kemengertian yang pasti. Aku akan mengingat hari dimana ketidaktahuan itu menjadi penolong di kala orang-orang berteriak pada cinta. Kini menjadi pendengar sejati, kelak aku menjadi pihak yang didengarkan semua keluhannya. Semua tentang masa lalu, masa depan dan tentu tentang hidupku.

23 April 2015

Gagal Ikut KKN Kebangsaan, Sedihnya Tuh Disini

Kamis, April 23, 2015 0
Huh. Hah. Udah lama gak nulis disini. Padahal banyak hal yang pengen diceritain. Seperti biasa blog ini menjadi wadah keluh kesah dalam hidup gue. (*smirk emoticon). Tapi kenapa ya gue ngerasa, makin lama  semakin sedikit orang yang masih ngeblog alias masih nulis di blog mereka. Apa ini cuma perasaan gue aja, atau emang ada faktor lain yang membuat orang males untuk ngeblog. Atau mungkin juga karena banyaknya media sosial lain yang lebih seru sehingga membuat blogger pindah haluan. Entahlah, tapi gue ngerasa tahun ini merupakan tahun termalas gue dalam menulis. Yak, intinye gue kagak produktip.

Tapi malem ini gue jadi kangen ngebacot disini. Walaupun masih banyak tanggung jawab yang harus diselesaikan, gue tetep meluangkan waktu untu cerita di blog ini. Bisa dibilang blog ini udah kayak diari gue saat suka maupun duka akan selalu ada. ceilah. Lagipula juga banyak hal yang pengen gue tulisin disini biar rada plong juga. (Maklum gue kagak suka curhat sama orang, sukanya curhat melalui tulisan). Ihik.

Hal yang mendesak pengen gue ceritain yaitu tentang keinginan yang tidak terwujud. Hmm, mulai ceritanya dari mana ya. Err jadi gini, bisa dibilang keinginan gue yang satu ini emang udah diniatin dari tahun lalu. Bahkan saat temen-temen gue belum ada satupun yang tahu, gue udah ngecup buat ikutan kegiatan nasional ini, yaitu ikut KKN Kebangsaan. KKN ini berbeda dari kkn biasa yang hanya ditempatkan di daerah tempat ia kuliah. Tiap tahunnya KKN kebangsaan akan dilaksanakan di provinsi yang berbeda, seperti tahun lalu di Kalteng dan tahun ini di Riau. Progja ini emang terbilang masih baru untuk mahasiswa, tapi gue udah dari dulu ngebet banget ikutan ini supaya bisa punya banyak pengalaman dan banyak teman dari berbagai universitas di Indonesia.

Gue milih KP duluan baru KKN supaya bisa ikut daftar KKN Kebangsaan (red.keb) yang notabene diadakan pada periode kedua alias periode pertengahan tahun. Saat pendaftaran kkn dibuka gue langsung menyorot ke kkn keb dan optimis akan lulus dan berangkat ke Riau. Tahun ini mahasiswa yang pengen ikut kkn keb harus diseleksi terlebih dahulu. Sebenarnya sistem kkn keb tahun ini emang berbeda dari tahun lalu. Jika pada tahun lalu kkn keb gak dipublikasikan, tahun ini secara terang-terangan pihak kkn ngepost pengumumannya di website. 

Kalo dapet dari cerita senior yang kkn keb tahun lalu, perbedaaanya dulu karena tidak banyak yang tahu jadi mahasiswa yang berminat ikut juga sedikit. Mahasiswa yang pengen ikut dituntut untuk cari tahu infonya sendiri. Alhasil cuma sedikit yang daftar dan otomotis langsung pergi gak pake seleksi-seleksian. Nah kalo sekarang yang daftar naujubillah banyak banget, padahal kuotanya cuma untuk 25 orang. Tapi gue gak nyerah sebelum seleksi wawancara dimulai gue berusaha untuk mendalami budaya Lampung. Oya gue lupa cerita kalo tahap seleksinya ada dua yaitu seleksi berkas dan wawancara.

Nah, pada awalnya nyali gue agak ciut ngebaca syarat yang menyatakan kalau mahasiswa yang mendaftar harus mengerti adat istiadat budaya Lampung. Berhubung gue baru di Lampung sejak kuliah ini, jadilah gue gak tau apa-apa. Tapi gue gak nyerah gitu aja. Sebelum hari wawancara datang, gue udah searching tentang adat istiadat di Lampung bahkan sampe di copas di print dan di hapalin. Sampe-sampe gue juga udah download nyanyi daerah Lampung ya walaupun pada akhirnya gue juga gak hapal. Yang penting berusaha dulu toh?

Kemudian pada hari H wawancara gue juga diajarin temen yang orang Lampung tentang aksara Lampung. Ka ga pa ma nga dan blablabla. Tapi tetep aja gue gak inget, yaiyalah orang cuma belajar sehari sedangkan mereka yang sekolah di Lampung udah 9 tahun belajar itu. Walaupun gak tau apa-apa, tapi gue tetep semangat untuk wawancara. Gue berusaha menjawab semua pertanyaan sebaik mungkin. Dan kalian tau apa? Setelah wawancara itu gue udah optimis bakalan lolos, karena gue ngerasa udah berusaha belajar dan saat menjawab juga rasa-rasanya gue optimis untuk lolos.

Namun rencana hanya tinggal rencana. Sekuat apapun keinginan gue, semaksimal apapun usaha gue coba lakukan tetep aja yang nentuin itu bukan gue. Setelah di php-in selama 3 minggu, akhirnya pengumuman itu keluar juga. Bertempat di samping GIK gue menjerit saat melihat pengumuan, 'ah gak ada nama gue'. Gue terdiam dan jujur gue sedih banget. Keinginan ini sudah kuat dan sangat ingin untuk gue capai, tapi kenapa bukan gue orang yang mereka pilih. Ah, gue emang gak ngerti dengan penilaian mereka.

Tapi apa boleh buat, mungkin inilah rencana yang terbaik yang diberikan Tuhan untuk gue. Sekuat apapun keinginan itu jika tidak diizinkan yang diatas, ya mau diapakan. Gugur sudah keinginan gue untuk pergi ke Riau bertemu teman-teman baru, pergi ke tempat baru, melakukan banyak kegiatan seru. Ah, sudahlah. Gue udah mulai nerima kok, kkn biasa juga gak papa :')

Hiks... Sedihnya Tuh Disini! :(