13 Oktober 2013

Story and I

Minggu, Oktober 13, 2013 0
Selamat menikmati hari minggu sahabat semuku~
Sorry ya, kemarin malam gak sempat mampir ke blog ini...
Tapi hari ini gue kembali, kan udah janji :D

Okey, hari ini pengen ngebicarain apa ya?
Oh iya udah pada tau gak sih kalo komen cerpen gue dimuat di majalah Story edisi terbaru ini.. Hehehe. Jadi gini nih ceritanya.

12 Oktober 2013

Curcol selama Se-Pekan ini

Sabtu, Oktober 12, 2013 0
Siang menjelang sore~~~~
Sore menjelang malam, semuanya~~~
Ah, rasanya sudah lama gue gak curcol disini.
Rindu, haru, kian menyatu di lubuk hati gue ingin meluapkan segala asa, rasa yang bergemuruh di otak dan hati gue.
Aseeeehh, gue ngomong apaan sich?
Entahlah, yang penting hari ini, waktu ini, detik ini gue pengen menuhin halaman blog gue.
Karena blog ini sudah mendarah daging di tubuh gue, Rasanya itu.....

7 Oktober 2013

Campur-campur

Senin, Oktober 07, 2013 0
Malam hari akan menjadi indah jika kita sendiri yang membuatnya indah. Apapun yang ada di sekitar tak akan mempengaruhi jika memang itu sudah ada dalam diri kita. Begitupun halnya dengan kebahagiaan hati. Tak apa jika belum ada pengisi, jika memang sudah diinginkan bahagia hidup akan bahagia pula, tentunya.

Malam ini aku baru saja dari rumah sakit, untuk memeriksa dadaku yang sesak banget. Setelah diperiksa sih katanya asam lambung ku meningkat. Si deokter sih nyebutin sebuah penyakit gitu. Tapi alhamdulillah tak seseram bayanganku. Semoga saja tak ada penyakit berbahaya di tubuh ini.

Hmm... malam ini gak minat nulis nih. Lainkali aja ya aku bakal cerita panjang deh. Tentang orang tua, saudara ataupun teman... Semoga aja mood-ku menulis kembali setelah ada lomba nulis yang bakal diadakan, sehingga aku bisa juara dan dapet hadiah.

5 Oktober 2013

Aku takut...

Sabtu, Oktober 05, 2013 0
Jika sakit ini bisa membuatku lebih bersyukur, tak apa.
Sakit yang menghujam ulu hatiku.
Hingga kini, rasa jarum menusuk di dadaku masih terasa.

Ya tuhan, ampuni dosaku. Maafkan aku telah banyak melanggar perintahmu..
Hingga kau beri rasa perih di dadaku...
Tuhan, aku mohon, ampuni aku...

Aku gak tau harus mulai darimana. Aku takut untuk menyebarkan semuanya. Cukup aku yang merasakannya. Orang terdekatpun tak tau, jika dada ini teramat sakit. Mungkin tuhan memberiku hadiah atas apa yang telah kulakukan. Aku benar-benar menyesal. Aku mohon ampun. Aku takut menghadapi kenyataan jikalau itu memang ada.

Aku cemas, aku rapuh. Aku tak berdaya, Tuhan. Dada ini terasa sakit... Aku takut...