13 Oktober 2015

Blogku Diariku

Selasa, Oktober 13, 2015 1
Aku masih ingat, saat pertama kali membuat blog ini pada tahun 2011. Saat itu aku ingin mencurahkan rasa kesal yang aku rasakan kepada seorang teman sekelasku. Dari dulu aku memang gak terbiasa curhat kepada orang lain, termasuk kepada orang tua sendiri. Apapun itu, rasa sedih, senang, marah, kesal ataupun kecewa, sudah biasa aku tuangkan dalam bentuk tulisan di dalam diari. Semenjak SD, SMP, hingga SMA pun diari tak pernah lepas dari genggamanku. Ya, bisa dibilang aku orang yang sangat tertutup dan sedikit misterius.

Pada hari itu aku berinisiatif untuk membuat sebuah diari digital. Seiring berkembangnya zaman dan teknologi aku mulai mengenal dunia blogging dan mencoba membuat blog sendiri. Awalnya aku mengisi postingan di blog dengan tulisan-tulisan pendek, semacam sebuah ungkapan perasaanku pada hari itu. Namun diari dalam bentuk buku masih tetap menjadi tempat curhatku di kala aku ingin menulis dan tidak bisa membuka blog.
Beberapa buku diariku
Hingga hampir 5 tahun aku memiliki blog, kebiasaan untuk menjadikan blog sebagai diari tak pernah hilang dari kepribadianku. Iya, kebanyakan isi postingan di blog ini adalah hasil curcol tentang kehidupanku. Hihi. Kadang ya gitu, ada temen yang bilang, "Ja, tadi gue baca blog lu. Oooh, jadi lu suka toh sama di dia...ckck". Ya gitulah risikonya, punya diari yang bisa dibaca orang banyak, orang-orang jadi tau isi hati kita. Tapi ada hal-hal yang aku pertimbangkan untuk bisa di posting atau gak, sesuatu yang menurutku tidak boleh diketahui orang lain atau bisa dibilang dengan privasi.

But, I feel so enjoyed with this. I can express my feelings with words, and nobody can drag me down. Go For It!

Namun selain sebagai diari, blog ini juga aku isi dengan beberapa hal. Seperti mengikuti berbagai lomba blog ataupun lomba review. Ya, walaupun gak selalu berpartisipasi di setiap lomba, dengan sebisanya aku menulis secara optimal di setiap lomba yang aku ikuti. Bisa dibilang aku ikut berpartisipasi dalam lomba blog jika dalam keadaan mood yang bagus saja. (misalnya ketika kepengen punya duit banyak atau gadget baru, hihi).  

Tapi jangan salah, dari seluruh lomba blog yang pernah aku ikuti, beberapa diantaranya aku pernah menang lo. Hihi. Lumayan uangnya buat tabungan masa depan... Tul, gak?

Nah, kalo ditanya, apa sih yang kamu kejar dalam kegiatan bloggingmu? Hmm, bingung juga mau ngejawabnya kayak apa. Aku gak mengharapkan lebih sebenarnya. Menulis adalah hobiku, menulis adalah kegiatan yang paling kusukai, dengan menulis perasaan kacau balau yang sedang kurasakan akan sedikit mereda dan itu sangat melegakan. Jadi siapa yang tak senang bila melakukan kegiatan yang disukai dan kemudian mendapat reward atas itu? Right?

Apalagi kalau Emak Gaoel dengan senang hati dan dengan wajah sumringah mau ngasih aku Smartfren Andromax 4G. Wah, mungkin aku bisa kehabisan kata-kata untuk mengekspresikan kebahagianku. hehehehe.

Tapi yang jelas, aku sudah terlanjur menjadikan blog ini sebagai rumah kedua hatiku berlabuh. (* Lah, rumah pertamanya, siapa? *Belum nemu juga sih hehe). Beneran, gak nulis disini sebulan aja aku merasa ada yang hilang dalam diriku, seperti kehilangan tempat untuk mencurahkan hati. Karena  sudah terbiasa melegakan hati dengan menulis, ketika tidak menulis untuk beberapa waktu aku akan merasa penuh yang tak tertahankan. Rasanya seperti ingin mencari dan terus mencari tempat yang mampu menampung luapan perasaanku. Dimana lagi kalau bukan di blog ini? So sweet ya...

Selama ngeblog, ada beberapa aplikasi yang membantuku dalam menulis sebuah postingan. Beberapa diantaranya adalah.

1. Mozilla Firefox

Aku lebih suka menggunakan aplikasi browsing mozilla dibanding yang lainnya. Entah kenapa aku merasa nyaman aja menggunakakannya, lebih ringan gituh keliatannya.
2. PhotoScape

Aplikasi ini biasanya aku gunakan untuk mengedit foto seperti menggabungkan beberapa foto menjadi satu. Walaupun sudah sedikit jadul tapi aku masih saja suka menggunakannya. Memang yang bikin nyaman, memang sulit dilupakan ya? *hiks* *lah baper*

3. Format Factory
Bagi yang belum tau, aplikasi ini digunakan untuk convert video, musik, dan semacamnya. Aku biasanya menggunakan aplikasi ini untuk memotong video jika memang diperlukan.

4. Microsoft Word
 
Aplikasi ini tentu gak pernah ketinggalan aku kugunakan dalam kegiatan menulis. Ditambah juga membantu kita dalam menghitung kata.

Apapun aplikasinya, selagi membuat tulisan kita menjadi lebih bagus, kenapa enggak? Iya gak? Betul kan? Iyelah. Udah Iyain aja! Go For It!

Go For It Blog Competition


10 Oktober 2015

Be A Judge FCC and Win Trip To SHANGHAI

Sabtu, Oktober 10, 2015 5
Halo semuaaaaaa penduduk dunia blogging! Selamat siang di hari sabtu yang indah ini. Semoga kalian mengawali weekend dengan kegiatan yang menyenangkan ya.  

Oya, masih ingat gak dengan isi postinganku sebelumnya? Itu loh, ajang FCC 2015 tentang lomba nge-desain fashion dengan hadiah yang menggiurkan banyak orang. Udah baca belum? Kalau lupa, mungkin bisa dibaca kembali disini

Nah, berhubung waktu pengumpulan desain sudah berakhir pada 7 Oktober kemarin, kini saatnya kita memasuki tahap selanjutnya. TAHAP PENILAIAN OLEH JURI (JUDGES). (sorry di capslock :D). 

Let's Be A Judge!
Pada postingan sebelumnya saya sudah menjelaskan sistem penilaian yang diterapkan dalam kompetisi FCC 2015, yaitu dengan menggunakan CES (Crowd Evaluation System). Siapapun bisa menjadi penentu desainer terbaik yang akan menjadi pemenang. SIAPAPUN, termasuk kamu yang sedang membaca tulisan ini.

Berikut saya jelaskan cara agar kamu bisa menjadi juri dari kontes fashion bergengsi ini.

Pertama, akses website resmi FCC di  http://fashioncrowdchallenge.com/. Kemudian klik tulisan 'Evaluate Now' yang ada di header website.
FCC 2015
Kedua, sign in dengan akunmu, atau yang belum memiliki akun bisa create account terlebih dahulu. 

Ketiga, selanjutnya setelah masuk, akan tampil sepuluh desain secara acak. Kamu bisa memilih dengan cara nge-vote desain yang kamu sukai. Maksimal 10 desain per hari. Cara memilihnya sangat mudah, yaitu dengan mengklik salah satu emoticon seperti gambar di bawah ini. Kemudian tambahkan comment, usahakan kamu menuliskan komen yang bagus dan sekreatif mungkin.

Voting Desain
Jika kamu sudah nge-vote sepuluh desain yang disukai, maka tugas kamu sebagai judges di hari pertama telah selesai. Kamu bisa kembali nge-vote di hari berikutnya hingga 15 Oktober 2015. 

Trus, apalagi? Cuma gitu aja? 
Eitss, tunggu dulu. Udah tau belum juri FCC juga mempunyai kesempatan mendapatkan hadiah lho!
What? APA? Serius lo?
Beneran, hadiahnya dijamin tak kalah menggiurkan dengan lomba desain fashion.

So, what will FCC Judges get and do?

FCC mengumumkan bagi seluruh juri FCC akan mendapatkan kesempatan untuk memenangkan trip mengikuti ajang megah 'Crowd Challenge Festival' di Shanghai. WHAT? Ke Shanghai? GRATIS? Siapa yang gak mau coba? Keren banget, gak sih?

Gak hanya itu, juri yang beruntung juga bisa mendapatkan Gift Box yang berisi desain fashion pemenang dan Gift Card Amazon sebanyak $100. W O W!

Tapi... Sebelumnya kamu harus nge-posting screenshot desain fahion yang paling kamu sukai di instagram. Kemudian tuliskan deskripsi mengapa kamu menyukainya. Jangan lupa menggunakan hash tag #FashionCrowdChallenge. Gimana? Simpel kan? Dan... jangan lupa nantikan penguman pemenangnya pada 17 Oktober 2015.
Win Trip To Shanghai!
Everyone can be a judges of this professional fashion contest! 
So, what you waiting for? 
Grab a chance to SHANGHAI RIGHT NOW!!!
And get new experience there^^

28 September 2015

Raih Mimpi Menjadi Desainer Fashion Internasional Melalui FCC 2015

Senin, September 28, 2015 7
I believe that everyone should have a dream and believe in it. Make it real, bring it to life. You'll never regret trying. Trying is what strengthens your heart and delivers courage. Once you believe in yourself, nothing can stop you.
Richard P. Denney
Setiap orang pasti mempunyai mimpi. Kemungkinan mimpi tersebut akan terwujud atau tidak sangat bergantung pada usaha, keyakinan, dan tekad yang dimiliki. Seorang penulis pemula akan bermimpi menjadi penulis terkenal dengan karya tulisan yang mampu menarik orang lain untuk membacanya dan kemudian disukai oleh orang banyak. Seorang artis pemula bermimpi untuk menjadi artis terkenal dengan dapat meraih prestasi dan tanggapan positif dari masyarakat.

Begitupun dengan seorang desainer. Berawal dari hobi dan bakat, banyak orang rela meninggalkan profesi sebelumnya untuk menjadi seseorang dengan pekerjaan yang sesuai dengan passionnya yaitu menjadi seorang desainer fashion. Mereka yang telah jelas dengan tujuan hidupnya akan lebih mantap mengarungi kehidupan dan tidak ada penyesalan dari setiap langkah yang ditempuhnya.
www.fashioncrowdchallenge.com
Fashion Crowd Challenge 2015 atau FFC 2015 merupakan salah satu gerbang kesuksesan yang sedang terbuka lebar menuju sebuah pencapaian tertinggi menjadi seorang desainer ternama, terutama bagi desainer muda atau pemula. FFC 2015 merupakan Kompetisi Global Desain Fashion Indonesia 2015 yang dinilai menggunakan sistem evaluasi orang banyak (Crowd Evaluation System). Crowd yang menilai kompetisi ini merupakan pecinta dan ahli dalam dunia fashion, seni, dan kecantikan yang telah ter-registrasi melalui web FCC 2015. Dengan menggunakan sistem ini, penilaian kompetisi dilakukan dengan transparansi yang jelas dan sangat terpercaya.

Model Fashion (Fashion Style) di tanah air sudah berkembang dengan cukup pesat. Terbukti dengan semakin banyaknya desainer baru dan berkualitas yang muncul di dunia model fashion Indonesia. Sebut saja beberapa desainer asal Indonesia yang telah mendunia dengan karyanya yang luar biasa seperti Tex Saverio, Didit Hediprasetyo, Peggy Hartanto, Dian pelangi, Ivan Gunawan, dll.

Bagi siapapun kamu diluar sana yang memiliki bakat dan jiwa seni terutama dalam hal mendesain fashion style (seperti pakaian, tas, sepatu, aksesoris), jangan lewatkan kesempatan untuk mengikuti ajang bergengsi ini dan menangkan Kesempatan Desainer Fashion Indonesia untuk Go Internasional.

Kompetisi ini terbuka untuk masyarakat umum yang telah berumur di atas 14 tahun dan tidak terbatas pada profesi atau golongan tertentu. Jadi kamu tidak harus menjadi desainer terkenal dulu untuk mengikuti kompetisi ini, tapi kamu akan menjadi desainer terkenal jika berhasil dalam kompetisi ini. Gimana gak keren coba, tuh?

Mekanisme untuk mengikuti FCC 2015 gimana sih?
Untuk ikut berpartisipasi dalam kompetisi FCC Indonesia 2015, kamu hanya perlu mengakses situs http://fashioncrowdchallenge.com/ dan men-submit karya desainmu disana. Langkahnya cukup singkat, sederhana dan mudah untuk diikuti.

Pertama, tuliskan alamat website http://fashioncrowdchallenge.com/ dan pilih menu FCC 2015. Pada bagian header klik tulisan 'submit your design'.

Kedua, buat akun atau bisa masuk (sign in) menggunakan facebook alau linkedin. Kemudian verifikasi email dan lengkapi data pribadimu.

Ketiga, kumpulkan (submit) karyamu di halaman yang telah disediakan. Sebelumnya kamu dapat memilih jenis pendaftaran karya, individu ataupun tim.

Keempat, isi semua info desain yang dibutuhkan, seperti judul, deskripsi, foto desain, dan video (jika ada).

Terakhir, setelah semua langkah diselesaikan dengan baik akan tampil halaman dengan nomor registrasi kamu seperti gambar di bawah ini. 
Contoh nomor registrasi
Gimana, mudah kan?

Selanjutnya, jika sudah ikut kompetisi, apa saja sih yang akan didapatkan? 

Pertama, jika kamu terpilih menjadi pemenang maka kamu berhak mendapatkan hadiah dengan total sebesar USD 250,000 atau jika dikonversikan mencapai sekitar Rp 3.375 milyar. WAW! :o

Kedua, jika belum berhasil meraih predikat pemenang, kamu tetap akan mendapatkan pengalaman yang tidak dimiliki orang lain yang tidak mengikuti kompetisi ini. Poin ini adalah yang terpenting dari segalanya. Bukankan untuk mencapai puncak kesuksesan, proses itu sangatlah penting?

Di samping itu, kamu juga memiliki kesempatan untuk:

1. Introduce your design. Kamu memiliki kesempatan untuk mengenalkan hasil karya desainmu ke dunia untuk dapat dinilai dan dievaluasi secara adil dan sama seperti yang lainnya.

2. Develop your design. Kamu juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan karya desain yang telah diberi masukan oleh crowd dan peer designer. Kerennya, FFC menyediakan komunitas bagi desainer untuk dapat berinteraksi langsung dengan para fans di seluruh dunia. Dua Jempol untuk FFC!


3. Become a global rising star. FFC memberi kesempatan untuk desainer terpilih melaksanakan debut pertamanya di arena global. Selain itu pemenang terpilih akan dapat menghadiri FCC's Global Fashion Show dan melakukan photoshoot dengan majalah fashion internasional.

Waw Wah WOW! 
Siapa coba yang gak mau ikutan kompetisi begini? 
Udah gratis, hadiah dan pengalamannya bikin ngiler lagi...
So, what do you waiting for?
Cmon, just submit your design right now!
Turn your dream into reality
And get your lucky experience ^^


Tanggal Penting!!!
10 SEPT - 7 OKT 2015 Pengumpulan Karya Desain
8 OKT - 15 OKT 2015 Penilaian oleh Juri dan Crowd
16 OKT 2015 PENGUMUMAN PEMENANG!!!

(*Tulisan ini diikutsertakan dalam FCC BLOG COMPETITION 2015 BY NHC)


http://fashioncrowdchallenge.com/

2 September 2015

KKN Untuk Mahasiswa? Haruskah Dihapuskan?

Rabu, September 02, 2015 6
Mentari semakin meninggi saat aku duduk menghadap perkebunan karet di belakang rumah. Sudah mencapai satu bulan lebih aku berada disini, di suatu desa yang sebelumnya aku tak pernah tau. Desa dengan suhu panas yang ekstrim namun dengan masyarakat yang ramah. Jika ada yang bertanya aku sedang apa disini, jawaban formalnya sedang mengabdi sebagai mahasiswa. Jawaban informalnya? Sedang numpang menetap di rumah orang. Hha.

Sebagai mahasiswa mau gak mau ya harus mengikuti program yang dicanangkan universitas, salah satunya mengikuti program KKN ini atau kepanjangannya Kuliah Kerja Nyata. Hmm, kalo ditanya tentang kegiatan disini aku gak bisa banyak omong, karena pasalnya aku pikir kita sekelompok lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dibanding diluar. Kenapa bisa begitu?

Awalnya aku pikir KKN ini bakal sibuk dan gak sempat leha-leha. Tapi ternyata aku salah besar. Menurutku ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan dengan diadakannya program ini. Jika pihak universitas berpikir setelah mahasiswa KKN di suatu daerah, daerah itu akan berubah aku rasa itu salah besar. Keterpengaruhan mahasiswa di kalangan masyarakat saat ini bisa dibilang sangat kecil sekali. Mengapa demikian?

Setelah melewati hari-hari selama kurang lebih sebulan di desa orang, aku melihat berbagai macam hal. Orang kampung lebih cenderung mengikuti kegiatan yang diimingi-imingi dengan hadiah. Bukannya bermaksud untuk menjelekkan, tapi faktanya demikian. Kemudian sifat pimpinan yang tidak mau diberi masukan, juga menjadi salah satu hambatan kami (read:mahasiswa) dalam bergerak memperbaiki kampung. Kami menjadi takut dan ragu ketika mengusulkan pendapat karena sudah memiliki pengalaman sebelumnya.

Bukannya memberikan perubahan, aku rasa, keberadaan mahasiswa di sini menghambat atau bahkan tidak ada perannya sama sekali.

Kalimat ucapan diatas yang sebelumnya aku sebutkan hanya murni pemikiran dariku saja. Jika ada yang tersinggung atau tak terima, aku mohon maaf. Namun, aku rasa program KKN mahasiswa ini harus dipikirkan lebih lanjut kejelasannya. Dengan demikian mahasiswa tidak lontang lantung seperti halnya aku dan kelompokku.