7 Desember 2014

# curcol

Kebiasaan dan Bakat

Ketika membuat postingan ini saya tengah berada di salah satu tempat makan fastfood yang ada di Bandar Lampung. Memang tidak ada yang istimewa disini, tapi yang luar biasa adalah saya kesini hanya seorang diri alias SENDIRIAN. Dengan membawa uang pas-pasan ala anak kosan dan satu unit laptop saya niatkan untuk menghabiskan minggu siang disini. Lagipula saya juga lagi pengen download film lumayankan wifi gratis :D *mahasiswa coyyy*

Mungkin bagi kebanyakan orang seusia saya  tak pernah pede atau berani pergi menghabiskan waktu sendirian. Tapi saya berbeda. Dari dulu saya lebih senang berkeliling sendirian seperti ke pasar atau ke tempat saya suka. Namun bukan berarti saya tidak suka bersosialisasi. Hanya saja, saya membutuhkan waktu sendirian diluar hiruk pikuk orang lain. Dengan begini saya akan bisa berpikir tentang banyak hal dan menjadi lebih tenang.

Balik kesini kembali tempat dimana saya berada saat ini. Dengan memesan paket paling murah yang hanya menghabiskan uang 20 ribu, saya kembali memutar otak agar bisa mengisi perut. Dan yap, saya mencoba membuka line dan alhamdulillah dapat satu potong ayam gratis (walaupun gak gede2 amat), tapi lumayanlah buat menambah isi perut yang keroncongan karena belum makan dari pagi. 

Minggu ini saya memang gak berniat untuk pulang, saya memilih untuk menghabiskan waktu di kosan dan mengerjakan tugas (yang pada akhirnya gak jadi karena gak ngerti). Tapi beneran sebenarnya sama aja ketika saya dirumah dan tetap gak melakukan apa-apa. Mendingan di kosan kan ya. Hmm. Di samping banyaknya tugas kesibukan di perkuliahan, sebenarnya saya juga lagi bingung dan puyeng mikirin amanah di organisasi. Saya ngerasa pesimis buat ngejalanin progja gede yang bagi saya itu merupakan suatu pengalaman baru dan gak mudah untuk menjalaninya. Ditambah juga saya orangnya begitu cuek dan gak pedulian, tapi sungguh saya selalu memikirkannya setiap saat.

Tapi saya ngerasa cuma inilah satu-satunya hal yang lumayan saya kuasai, tapi juga gak bisa dibilang bakat juga. Kalo ngomongin tentang bakat saya memang sangat merasa tidak mempunyai bakat apapun atau bahkan yang terpendam sekalipun. Walaupun banyak orang bilang setiap orang mempunyai bakatnya masing-masing, tapi saya belum bisa merasakannya. Bagi saya menulis merupakan suatu kesenangan dan kepuasan, mampu menuangkan rasa dan kejadian dalam kata-kata itu merupakan kebahagiaan tersendiri.

Orang-orang sering nanya begini ke saya :

"Kamu orang padang kan? Kok gak bisa masak?" atau
"Kamu orang padang kan? Kok gak bisa jualan?" atau
"Kamu orang padang kan? Kok gak kayak orang padang? dan blablabla

Kadang saya cuma bisa jawab dengan senyuman tipis. Jujur, saya emang bingung harus menjawab apa ketika orang-orang bertanya hal-hal semacam itu. Saya dengan kebiasaan yang ada dalam diri saya berusaha untuk menjadi diri sendiri, yang walaupun terkadang membuat orang lain tidak suka. Misalnya saja dengan sifat cuek saya yang sudah keterlaluan. Atau sifat saya yang tidak bisa mendekatkan diri dengan orang lain jika buka dia yang memulainya duluan. Tapi saya tahu apa yang akan saya lakukan ketika orang-orang tidak lagi memedulikan saya. Saya akan tetap menjadi diri sendiri dengan segala sifat baik dan buruk yang akan berusaha untuk saya ubah secara perlahan.

(KFC Coffee Kedaton __ 7 Desember 2014 [14:14])

1 komentar:

  1. Saya kok nggak pernah dapet gratisan chicken dari LINE ya #gagalfokus

    BalasHapus

Kalau ada yang mau disampaikan tinggalkan comment ya ^^ Thank you :)